5 Jajanan Khas Sulawesi Tenggara, Cocok Jadikan Camilan

Selain memiliki makanan khas yang lezat, Sulawesi Tenggara juga memiliki banyak jajanan khas yang dapat dijadikan camilan santai ketika menikmati keindahan Kota Kendari

Oct 23, 2023 - 01:21
 0
5 Jajanan Khas Sulawesi Tenggara, Cocok Jadikan  Camilan

Kota Kendari terkenal dengan pemandangan alam yang indah seperti objek wisata seperti Teluk Kendari yang terkenal. Selain wisata alam juga ada wisata kuliner yang wajib dicoba ketika berlibur ke Sulawesi Tenggara.

Makanan khas Sulawesi Tenggara memiliki rasa yang khas sehingga banyak wisatawan yang ketagihan untuk menikmatinya kembali. Begitupun juga dengan jajanan tradisional yang terdapat di Kota Kendari yang sangat enak dijadikan camilan santai.

Berikut beberapa jajanan khas Sulawesi Tenggara yang sangat cocok dijadikan camilan bersama orang-orang tersayang.

1. Bagea

Bagea menjadi salah satu jajanan khas Sulawesi Tenggara yang sangat popular bahkan sering dijadikan oleh-oleh. Bahan utama dalam pembuatan bagea terbuat dari tepung sagu. 

Kudapan ini merupakan kue kering yang memiliki rasa manis dan tekstur yang cukup keras meskipun saat dimakan terasa lembut. Agar rasanya semakin lezat maka dapat ditambahkan kacang tanah atau biji kenari.

Dalam pengolahan tepung sagu harus diperhatikan dengan baik mulai dengan pemilihan pohonnya yang dinilai baik sampai dengan proses penyaringan sari-sari sagu. Hal tersebut dilakukan agar hasil dalam pembuatan bages didapat dengan kualitas baik, misalnya gula halus, biji kenari, kacang tanah dan cengkih bubuk.

2. Pisang Epe

Bahan utama pisang epe yaitu pisang kepok yang dibakar setengah matang kemudian dipipihkan. Pisang epe ini menjadi jajanan khas Sulawesi Tenggara yang memiliki banyak peminat sehingga sering dijumpai dijual di pinggir jalan.

Pisang epe biasanya dijadikan sebagai makanan penutup yang disajikan dengan gula merah cair atau disiram di atas pisang. Namun banyak juga yang menjadikan pisang epe sebagai camilan santai di setiap saat.

Penyajian pisang epe terdiri dari beberapa varian rasa selain rasa original yang tetap menjadi pilihan utama. Pisang epe dengan sajian varian rasa ini diberikan pada topping pisang. 

3. Karasi

Jajanan khas Sulawesi Tenggara lainnya yang juga terkenal adalah karasi. Nama lain dari karasi yang dikenal yaitu roti jala atau kue rambut. Karasi memiliki rasa yang manis dengan tekstur yang renyah dan gurih.

Karasi sering dijadikan camilan santai yang cocok dimakan bersama teh atau kopi. Untuk membuat karasi membutuhkan beberapa bahan berikut seperti tepung beras, tepung terigu, vanili, gula dan garam.

Karasi dapat dijadikan oleh-oleh khas Sulawesi Tenggara. Banyak wisatawan yang berkunjung memilih karasi sebagai buah tangan yang tepat apabila mengunjungi Kota Kendari.

4. Jalangkote

Jajanan khas Sulawesi Tenggara yang hampir sama dengan pastel ini bernama jalangkote. Dari segi bentuknya tentu sama persis meskipun terdapat perbedaan diantara kedua jajanan tersebut. Perbedaannya terletak pada kulit dan isinya.

Kulit jalangkote memiliki tekstur yang lebih tipis daripada pastel. Sedangkan untuk isi jalangkote yakni wortel dan kentang yang diiris dadu kecil, sohun dan tauge.

Jalangkote biasanya disajikan ketika berbuka puasa atau saat pagi hari. Walaupun saat ini jalangkote dijadikan camilan yang dapat dimakan kapan saja.

5. Kambewe

Kambewe merupakan jajanan khas Sulawesi Tenggara yang dihidangkan saat acara keluarga atau perayaan besar. Kambawe memiliki arti yakni jagung yang direbus. Saat ini kambewe dijadikan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke Kota Kendari.

Kambewe terbuat dari bahan utama berupa jagung, gula merah dan kelapa muda. Ketiga bahan tersebut dicampur dengan perbandingan lebih banyak jagung. Kemudian adonan itu dibungkus dengan kulit jagung dan dimasak dengan cara dikukus.

Kambewe menjadi jajanan khas Sulawesi Tenggara yang memiliki cita rasa yang khas. Adapun bahan-bahan dasar yang diperlukan untuk membuat kambewe antara lain tepung hunkwe, daun jagung, garam dan air.

Proses memasaknya dimulai dengan merebus gula merah dengan air mendidih. Kemudian blender air gula merah dengan jagung yang telah disisir. Setelah itu campur dengan kelapa muda, tepung hunkwe dan garam. Adonan tersebut dibungkus menggunakan daun jagung dan dikukus selama 20 menit.

Apabila sedang bingung ingin mencari camilan yang lezat ketika berada di Kota Kendari maka dapat mencicipi jajanan khas Sulawesi Tenggara tersebut.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow